 Catatan dari POM 2012: Dari Geely Hingga Putri

Posted: 22 Februari 2012 in OtoNews
Tag:, , , , , , , , , , , , , ,

Pemeran Otomotif Medan (POM) di Hotel Santika Premier Dyandra Medan, 15-19 Februari lalu, menjadi salah satu sajian menarik pada awal tahun ini. Ribuan pengunjung, khususnya para pecinta otomotif dari berbagai daerah di Sumatera Utara terhibur. Hasrat mereka untuk pertamakalinya melihat langsung puluhan merek mobil berjajar dalam satu area pameran di Kota Medan, akhirnya terpenuhi.

Sebagai salah satu pusat transaksi otomotif terbesar di Indonesia, Medan memang seharusnya sudah lama memiliki ajang pameran otomotif sendiri. Sehingga konsumen maupun penggiat otomotif tidak hanya menanti ajang pameran tahunan International Indonesia Motor Show (IIMS) di Jakarta saja, untuk melihat perkembangan otomotif di negeri ini.

Sekitar setahun lalu, saya berbincang dengan seorang pemilik APM (agen pemegang merek) di Medan. Menurutnya, sudah saatnya Medan menggelar pameran otomotif besar yang melibatkan semua APM. Tentu saja bukan dimaksudkan untuk menyaingi IIMS, tapi ajang ini sangat bermanfaat tak hanya bagi para APM saja, tapi juga masyarakat.

Sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, Medan selalu menjadi sasaran empuk para pemasar produk, khususnya otomotif. Terbukti memang, industri otomotif di Medan menunjukkan perkembangan positif.

Diakui Rizwan Alamsjah, ketua IV Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), sektor otomotif Sumatera Utara menyumbang angka pertumbuhan penjualan kendaraan terbesar di Indonesia selama tahun 2011. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama mereka yang bergelut di bidang perkebunan dan beragam industri lainnya.

Selain itu, bagi sebagian besar masyarakat, mobil bukan lagi gaya hidup, tapi sudah menjadi kebutuhan. Sehingga dengan dalih kebutuhan pula, masyarakat yang sebenarnya belum layak memiliki mobil, kini sudah memiliki mobil.

Kenyataan ini didukung oleh data tahun lalu. Sekitar Mei 2011, Dinas Perhubungan Kota Medan melansir jumlah kendaraan di Medan sebanyak 2.708.511 unit dan 85,61% di antaranya sepeda motor. Angka itu setiap tahun bertambah sekitar 31,23%. Sementara berdasarkan data sensus penduduk tahun 2009 jumlah penduduk di Medan hanya 2.121.053 jiwa.

Itu artinya, jumlah kendaraan lebih banyak dibanding jumlah penduduk Medan. Wajar, jika kemacetan mulai tidak terkendali.

Di Sumatera Utara, jumlah kendaraan bermotor dalam tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan cukup pesat. Jumlah kendaraan dari seluruh jenis pengelompokan hampir menembus angka 4 juta unit. Kondisi pada posisi per September 2010, totalnya mencapai 3.935.548 unit.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan 573.672 unit dibandingkan tahun 2009 sebanyak 3.361.876 unit, atau prosentasenya sekitar 14 persen. Pertumbuhan di tahun 2011 cenderung meningkat, meskipun angkanya tidak terlalu signifikan.

Hadirnya Putri Indonesia

Makanya, ketika pameran otomotif diusung Dyandra Promotion ke Medan, suasananya begitu semarak. Apalagi Dyandra selaku Event Organizer (EO) yang menggelar IIMS, memboyong hampir semua APM besar ke Medan.

16 merek kendaraan ternama dan eksotis dari jenis passenger cars dan heavy commercial vehicles ramaikan Pameran Otomotif Medan (POM) 2012. Mulai dari merek Amerika seperti Chrysler, Dogde, Ford, Jeep, Peugeout dari Perancis, merek populer Jepang, Daihatsu, Mitsubishi Motors, Subaru, Toyota serta Hyundai dan Kia dari Korea sampai produk unggulan Cina, Geely, ada di sini. Ditambah lagi dengan jajaran mobil-mobil seperti Hummer 2, New Porche, Boxter Spyder dan Cadilac Escalade ESV dan tiga jenis commercial vehicle seperti HINO, Isuzu dan MAN Truck.

Bukan cuma mobil lama, ajang ini juga jadi sarana unjuk gigi produk terbaru dan tercanggih dari masing-masing APM.

Salah satu APM yang serius tampil di ajang ini adalah Honda. Secara khusus, POM jadi ajang promo Honda Brio. Padahal, mobil compact lima penumpang ini baru akan diluncurkan sekitar Juni dan Juli 2012. Antusias warga Medan pun cukup baik untuk memiliki Honda Brio yang dijual di kisaran harga 170 juta.

Honda juga menampilkan New Honda Jazz, New Honda Freed, dan New Honda CR-V. Di boot Honda juga ditampilkan mobil sport hybrid pertama Honda CR-Z. Model yang belum resmi dipasarkan di Indonesia ini ternyata menjadi mobil favorit di ajang POM 2012.

Dari ajang ini, Subaru juga tampil menggigit dengan menghadirkan varian unggulannya, yaitu Subaru Legacy sekelas Sedan, Subaru Outback dan model jeep Subaru Forester.

Yanto Tham, GM PT Era Global Otomotif yang memasarkan Subaru di Medan, mengakui, minat pasar Medan pada mobil-mobil berkelas seperti Subaru cukup besar. Dan di penampilan perdana, 5 unit forester berhasil dilego.

Selain Subaru, Yanto juga memasarkan produk andalan dari China, Geely yang penjualannya juga signifikan di arena POM. Geely masih mengandalkan varian tahun lalu, Geely Panda.

Chrysler Indonesia Indonesia menggandeng SpeedLine Auto sebagai dealer resmi di Sumut menghadirkan Grand Cherokee 3.6 yang dipatok pada angka Rp1,2 miliar, Grand Cherokee 5.7 yang dibanderol dengan harga Rp1,56 miliar serta Chrysler 300C yang dilepas dengan harga Rp1,3 miliar.

Di boot SpeedLine Auto juga  hadir deretan mobil dengan harga fantastis seperti Cadillac Escalade, Hummer H3 dan Porsche. Juga hadir Dodge Journey dan model terbaru dari Jeep. Karena kesan eksklusif dan mewah, mobil-mobil ini jadi perhatian besar pengunjung.

Kemunculan Chrysler, Dodge dan Jeep – yang merupakan deretan produk General Motor amerika – di POM memang tak main-main. Untuk menarik pengunjung, mereka mendatangkan Puteri Indonesia 2011 Maria Selena.

Toyota juga mengambil space yang besar di ajang ini. Namun tidak ada yang baru dari merek paling laris di Indonesia ini.

Transaksi Fantastis

Dari berbagai stand pameran di POM 2012, stand Honda jadi pilihan favorit pengunjung karena berhasil menampilkan stand atraktif dan informatif sedang stand Mistubishi Motors berada di urutan kedua.

Berbagai acara pendukung POM 2012 pun berhasil membawa kegembiraan. Para pengunjung dapat menikmati penampilan D’Massive di music corner-nya saat hari penutupan POM 2012. Kemudian ajang pemilihan Miss Motor Show Medan 2012 yang diikuti para SPG stand. Pemilihan ini dimenangkan Sanny Li, perwakilan dari Daihatsu.

Kompetisi dalam POM 2012 pun tidak ketinggalan menelurkan para juara yang menjadi bagian dari acara pendukung. Kompetisi Need for Speed 2 Shift yang digelar di booth DapurPacu berhasil dijuarai oleh Ade Maufal Ammar, dengan catatan waktu terbaik 8 menit, 24 detik. Kemudian gelar juara untuk lomba fotografi berhasil dikantongi oleh Erwin M. Sedang D’Best Dance berhasil menjadi juara pada ajang Piaggio Dance Competition yang final nya digelar pada 19 Februari 2012 kemarin.

Selama lima hari, POM 2012 memang sukses. Meski pengunjung harus membayar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 untuk masuk ke ruang pameran, namun yang datang menembus angka 31.653 orang. Jumlah ini bahkan sedikit melebihi target penyelenggara yang mencanangkan 30.000 pengunjung.

Tak cuma kuantitas pengunjung saja, even ini juga sukses meraup total transaksi hingga Rp68,35 miliar. Sangat menggiurkan!

Dari even perdana ini, kemungkinan POM bakal digelar tahun depan. Jika ajang ini jadi kalender tetap, maka bertambahlah agenda even yang bisa memikat pengunjung lebih besar lagi. “Tapi kalau bisa masuknya jangan bayar,” celoteh salah seorang pengunjung. Hmmm maunya sih…

Gambar(hadi iswanto)*Tulisan ini telah dimuat di rubrik opini harian jurnal medan edisi rabu, 22 februari 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s