Praka Hermaiyoni: Dari Karate ke Taekwondo

Posted: 22 Februari 2012 in Profil, SPORT
Tag:, , , , , , ,
Statusnya sebagai tentara di Batalyon 121 Macan Kumbang, tak membuat Hermaiyoni surut untuk  berprestasi di bidang olahraga taekwondo. Justru keduanya bisa sejalan dan menjadi pemicu semangatnya untuk terus berkarya.
Hermaiyoni yang lahir di Simaung, Sumatera Barat, 5 Desember 1983, baGambarru mulai berkarir di kesatuan infantri sejak 2002. Namun derap karirnya di bidang olahraga justru dimulai jauh hari sebelum memasuki dunia militer. “Olahraga sudah menjadi kebiasaan saya sejak kecil,” ujar Hermaiyoni yang ditemui baru-baru ini.
Saat masih di bangku SMP, Yoni mulai serius menekuni karate di daerah asalnya. Beladiri ini menjadi basicnya hingga lulus sekolah dan masuk ke dinas militer. Tapi anehnya, pada tahun 2006, jiwa karatenya berubah. Bukannya menekuni karate yang sudah lama dipahaminya, tapi ia justru beralih ke taekwondo. “Dulu di batalyon ada program karate dan taekwondo, tapi sabeum Boy Silalahi begitu serius mengajak saya main taekwondo, dan kemudian menawari saya untuk pemusatan latihan untuk ikut kejuaraan,” terang suami dari Rosita br Brutu ini.
Di luar cerita itu, Hermaiyoni sebenarnya memang sudah tertarik dengan taekwondo karena olahraga ini menawarkan sesuatu yang berbeda dengan karate. Memang karate lebih atraktif  karena menggunakan semua kekuatan sementara taekwondo hanya kaki. Namun, di pertandingan  resmi, aturan karate lebih ketat sementara taekwondo lebih bebas. “Karate tidak boleh mencederai lawan jadi mainnya nggak lepas, sementara di taekwondo saya lebih nyaman karena mainnya lepas,” jelasnya.
Karena memang basic fisiknya cukup bagus, karir Hermaiyoni di taekwondo melesat cepat. Pada 2007, ia memulai debutnya di kejuaraan terbuka tingkat Sumut. Hasilnya, medali perak kelas -74 kg berhasil diraih. Namun perjuangannya untuk menembus level nasional masih belum menunjukkan hasil maksimal. Itulah sebabnya, ia belum diperhitungkan untuk bisa menembus
Kejurnas apalagi PON 2008.
Namun semangatnya yang tinggi terus menjadikan Hermaiyoni berprestasi. Ia berhasil merebut medali perunggu pada Kejuaraan Paskhas I se Sumatera 2009 dan kejuaraan nasional Paskhas II Piala Mendagri 2010. Puncaknya pada akhir 2011 lalu, ia masuk dalam tim Sumut yang berlaga di Kejurnas Pra PON. Dari ajang itulah ia kemudian berhasil menggapai cita-citanya untuk bisa tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau, September mendatang.
“Saya lolos setelah masuk 8 besar pada Pra PON. Memang hasilnya belum sesuai harapan, tapi  di PON nanti saya akan berjuang merebut medali,” tegas Hermaiyoni.
Ayah dari Rizkia Putri Ramadani (3thn) ini sekarang menjalani pemusatan latihan berjalan yang termasuk dalam program KONI. Latihan pagi dan sore dipusatkan di kawasan olahraga Jasdam I/BB, Jalan Gaperta dan Griya MPI di Jalan Alfalah Medan, membuatnya menetap di Medan sejak Senin hingga Jumat. Lantas bagaimana dengan pekerjaannya sebagai abdi negara? “Saya
sudah diberi izin untuk menyelesaikan latihan hingga PON berlangsung,” jelasnya sembari berterimakasih kepada Danyon 121 Macan Kumbang Letkol Inf.Ayub Akbar. “Kebetulan Danyon beladirinya juga taekwondo,” tambah Hermaiyoni.
Dengan keleluasaan yang diberikan, Yoni berharap bisa mencapai hasil optimal di PON. Namun diakuinya, saat ini ia butuh sparing partner yang bagus dan try out ke berbagai even agar memiliki mental tanding lebih baik. “Soal teknik, saya bisa belajar dan sejajar dengan atlet daerah lain. Tapi pertandingan bukan cuma soal teknik saja, mental dan pengalaman juga  saya butuhkan. Itu bisa saya dapatkan di saat ujicoba dengan atlet yang lebih kuat,” ucapnya.  (hadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s