Alan Sastra Ginting: Kami Juga Bisa Berprestasi

Posted: 27 Maret 2012 in Profil, SPORT
Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

“Banyak juga keluarga yang merasa malu dengan kondisi anaknya, sehingga akhirnya ‘menyembunyikan’nya di rumah”

Fisik boleh cacat, tapi mental jangan sampai cacat. Pesan itulah yang disampaikan Alan Satria Ginting. Meski ia mengalami kondisi fisik yang berbeda karena sebelah kakinya tidak berfungsi secara baik karena lumpuh layuh, tapi semangatnya untuk berprestasi begitu besar.
“Target saya, 2014 saya bisa juara di Asian Paragames di Busan, Korea Selatan,” tekad pria kelahiran Pancur Batu, 27 September 1980 ini.

Alan adalah salah satu atlet difabel andalan Indonesia yang bermain di cabang atletik nomor lempar cakram, lempar lembing dan tolak peluru. Sumut juga patut bangga memiliki sosok yang pantang menyerah ini.
Sebelum berkarir di olahraga, Alan adalah sosok biasa yang terkadang minder dengan kondisinya. Namun kenalannya, Anto Boy, mengajaknya menjadi atlet pada tahun 2002. Meski awalnya ragu, namun sosok Anto Boy yang prestasinya di angkat berat nasional begitu fenomenal, telah menginspirasi Alan untuk berprestasi.
Secara fisik, kondisi Anto Boy lebih tidak menguntungkan ketimbang Alan. Cacat dikedua kakinya membuat Anto harus memanfaatkan kursi roda dalam menjalani aktifitas. Namun deretan prestasi nasional, bahkan internasional telah menginspirasi banyak orang. Ia kini jadi lifter andalan Indonesia dan pada Asean Paragames tahun lalu, ia sukses merebut medali emas sejaligus menorehkan rekor baru.
“Saya berterimakasih sekali pada bang Anto Boy yang sudah mengajak saya menjadi atlet,” ujar Alan yang tak bisa membayangkan kondisinya jika ia sekarang tidak jadi atlet.
Setelah menerima ajakan di tahun 2002, Alan mulai berlatih dan pada 2003, ia pun tampil di ajang Porcadasu. Pada penampilan perdananya membela Kabupaten Deliserdang, Alan langsung merebut medali emas lempar cakram dan lembing.
Sukses berlanjut saat Porcanas 2004. Ia menyumbang dua emas di nomor yang sama bagi Sumatera Utara. Hasil itu pula yang membuatnya terpilih mewakili Indonesia di Asean Paragames di Pilipina pada 2005. Perak dan perunggu di rebut dari lempar cakram dan lembing.
Prestasi berlanjut di 2007. Pada Asean Paragames di Thailand, ia berhasil merebut 2 medali emas (cakram dan lembing) dan 1 perak tolak peluru.
Masih banyak prestasi yang berhasil diukir Alan sejak 2007 hingga 2011. Namun prestasi terbaiknya adalah pada 2011 lalu saat ia sukses merebut 1 emas tolak peluru, 1 perak lempar cakram dan 1 perunggu lembing. Tahun 2014, ia sudah dirancang untuk memperkuat Indonesia di Asian Paragames di Korea. Tentu sja dengan target medali emas. “Tapi sekarang saya fokus dulu untuk mengikuti Peparnas (Pekan Paralimpic Nasional) di Riau, tahun ini,” tambah Alan yang berlaga di kategori difabel F58.

Jadi PNS
Segudang prestasi di olahraga membuatnya mudah menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Kini, ia bertugas di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut.
Bagi Alan, prestasi yang dicapainya bukan hal yang terlalu sulit. Karena itu, ia mengajak rekan-rekannya sesama penyandang cacat, untuk tetap semangat menjalani kehidupan.
Ia juga mengajak orangtua yang anaknya mengalami masalah dengan cacat fisik maupun keterbatasan lainnya, agar membuka diri. Karena banyak juga keluarga yang merasa malu dengan kondisi anaknya, sehingga akhirnya ‘menyembunyikan’nya di rumah. Akibatnya, sang anak jadi minder dan tidak memiliki semangat untuk berprestasi. “Cacat fisik bukan kendala, kita tidak boleh malu dengan kondisi kita. Boleh cacat fisik, tapi jangan sampai cacat mental karena selalu merasa diri lemah,” tegas Alan yang kini ditangani pelatih Yosef Lumi.
Selain menjadi atlet, Alan juga berupaya membimbing adik-adiknya yang memiliki kondisi serupa agar tetap semangat berlatih dan berprestasi. (hai)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s