Indra Somasi Pemko

Posted: 14 Januari 2013 in news, SPORT

PSMS-MEDANKetua Umum PSMS PT Liga Indonesia (LI) Indra Sakti Harahap melayangkan somasi kepada Dinas Pertamanan dan Satpol PP Pemko Medan, Senin (14/1) siang, terkait larangan pemakaian Stadion Kebun Bunga Medan. Gugatan tersebut ditandatangani oleh 27 klub yang memilih Indra sakti pada Rapat Umum Luar Biasa (RULB) 2012 lalu.
Indra Sakti kepada INI MEDAN, Senin (14/1) mengatakan, Stadion Kebun Bunga bukanlah milik Pemko Medan, tapi milik masyarakat. Karena itu, setiap orang berhak menggunakan Kebun Bunga, termasuk PSMS Medan yang dipimpinnya. “Kebun Bunga itu milik masyarakat, jadi tidak ada hak Pemko untuk melarang kami,” ujarnya.
Indra menambahkan, sejak lama Kebun Bunga dikenal sebagai kandang PSMS Medan dan identik dengan Ayam Kinantan. Oleh sebab itu, Pemko Medan tidak berhak mengusir PSMS PT LI dari stadion itu. “Dari dulu Kebun Bunga itu merupakan kandang PSMS, dan kami juga PSMS sehingga tidak bisa diusir,” jelasnya.
Bukan hanya itu, Indra Sakti juga menuding Pemko Medan pilih kasih dalam menentukan izin pemakian Kebun Bunga. Padahal, PSMS PT LI juga tim asal Medan dan akan membawa nama kota ini di tingkat nasional. “Kalau memang Pemko pro terhadap perkembangan sepakbola Medan, mereka seharusnya mendukung keberadaan kami, bukan malah mengusir,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSMS LPIS, Benny H Sihotang ketika dikomfirmasi mengatakan, pihaknya yang telah mendapat izin dari Pemko Medan akan tetap ngotot untuk memakai sendiri Kebun Bunga, karena demi persiapan tim. “Saya rasa, kalau lapangan Kebun Bunga dibagi, maka persiapan tim kami tidak akan maksimal. Jadi, saya tidak setuju untuk berbagi lapangan,” paparnya.
Bahkan, Benny menegaskan, bila Pemko Medan memberikan izin untuk berbagi kepada kubu Indra Sakti, pihaknya akan keluar dari Kebun Bunga. “Target kami adalah promosi pada musim depan, jadi kalau lapangan dibagi, persiapan tidak akan maksimal. Lebih baik saya memilih lapangan lain daripada bertahan di Kebun Bunga,” katanya.
Dirut PD Pasar Medan ini menambahkan, kubu Indra Sakti seharusnya legowo untuk meninggalkan Kebun Bunga dan mencari lapangan yang lain. “Kebun Bunga ini merupakan milik Pemko Medan, jadi Indra Sakti harus mengikuti perintah dari pemiliknya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan, kubu PSMS Indra Sakti akan dipaksa untuk meninggalkan Kebun Bunga pada pekan depan. Untuk itu, kubu Indra Sakti diminta untuk pergi sebelum dipaksa tanpa membawa fasilitas yang sudah ada.
“Kita minta kepada Pak Indra Sakti, kita minta untuk legowo dengan melakukan pengosongan sendiri dari stadion Kebun Bunga. Kalau tidak, kita jadwalkan pekan depan akan dilakukan pengkosongan secara paksa kalau tidak juga menanggapi surat peringatan tuk ketiga kalinya,” katanya.
Sofyan menambahkan, untuk pengelolan stadion Kebon Bunga sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Pemko Medan dari Dinas Pertamanan Kota Medan No. 31 tahun 2002 tentang izin pemakaian lapangan stadion sepakbola kebun bunga serta sarana/fasilitas pendukungnya sebagai salah satu dasar acuan.
“Jadi kalau Indra Sakti mau melakukan gugatan atau somasi ke Pemko Medan, silahkan saja. Itukan memang haknya mereka. Kami hanya menjalankan perintah dari Pemko Medan,” tutupnya. (in)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s