Galatasaray vs Schalke: Ancaman Raksasa Baru

Posted: 19 Februari 2013 in Prediksi-Preview, SPORT

HL---Drogba_Galatasaray_387496

Ketika undian babak 16 besar mempertemukan kedua tim pada awal Januari silam, kita boleh menempatkan Galatasaray di bawah Schalke. Tapi kini, situasi telah berubah drastis. Hati-hati Schalke…

Ya, Galatasaray kini justru berada di atas angin menyusul pembenahan serius yang dilakukan klub asal Turki itu. Pembenahan dilakukan setelah untuk pertama kalinya mereka menembus babak 16-besar Liga Champions dalam satu dekade terakhir.
Manajemen Sari Kirmizilila berani mengambil  langkah besar. Tim asuhan Fatih Terim itu mendatangkan Didier Drogba dan Wesley Sneijder pada bursa transfer musim dingin. Drogba adalah sosok penentu juara Liga Champions musim lalu bersama Chelsea. Sedangkan Sneijder merupakan komponen penting saat Inter Milan juara pada 2009-10.
Sebelumnya, Galatasaray sudah merekrut Hamit Altintop dan Emmanuel Eboue yang juga punya prestasi lumayan apik di Liga Champions. Bersama Bayern Muenchen, Altintop menjadi runner-up pada 2009-10. Sedangkan Eboue meraih prestasi serupa pada 2005-06 bersama Arsenal.
Secara khusus, keempat pemain itu punya catatan lumayan bagus saat menjalani babak 16-besar bersama klub-klub terdahulu. Total, dari 18 penampilan, hanya enam kali mereka gagal lolos ke perempat final. Pemain paling sukses tentu saja Drogba. Dia tercatat delapan kali berlaga di babak ini dan hanya dua kali tersingkir, yakni pada 2005-06 dan 2009-10.
Bersama pemain berpengalaman itu, Galatasaray telah tumbuh kembali menjadi raksasa baru yang punya kans yang sama untuk memenangi gelar juara.
Kondisi berbeda justru dialami Schalke. Badai kecil menimpa klub kebanggaan masyarakat Gelsenkirchen tersebut. Mula-mula, defender Kyriakos Papadopoulos mendapat cedera lutut dan harus menjalani operasi pada akhir November. Memasuki Desember, tepatnya 16 Desember 2012, pelatih Huub Stevens terdepak dari kursi pelatih karena timnya tak pernah menang dalam enam laga beruntun di Bundesliga 1.
Tak berhenti sampai di sana, midflelder Lewis Holtby hengkang ke Tottenham Hotspur pada medio Januari. Itu pukulan keras karena Holtby merupakan kreator serangan dan sangat didndalkan dalam mengirimkan umpan-umpan matang. Sepanjang musim ini, dia membuat sebelas assist di semua ajang.
Toh, kubu The Royal Blues tetap punya optimisme tinggi. “Mereka (Drogba dan Sneijder) memang dua pemain luar biasa. Tapi, kami pernah mengalahkan Inter yang diperkuat Sneijder. Kami tak gentar,” terang Horst Heldt, Manajer Umum Schalke. “Kami juga punya tim yang berkualitas. Duel nanti sepertinya akan seimbang.”
Pengalaman yang dimaksud Heldt adalah ketika Schalke secara mengejutkan menyingkirkan Inter yang berstatus juara bertahan pada babak perempat final musim 2010-11. Dalam dua laga, The Royal Blues menang 5-2 di Stadion Giuseppe Meazza dan 2-1 di Veltins Arena.
Bukan hanya itu modal yang dimiliki Schalke. Die Knappen juga tak pernah gagal melangkah ke perempat final setiap kali lolos ke 16-besar. Dalam dua kesempatan, mereka selalu mampu melewati adangan lawan-lawannya. Pada 2007-08, Schalke lolos ke perempat final dengan mengalahkan FC Porto. Lalu, pada 2010-11, giliran Valencia yang disingkirkan pada babak 16-besar.
Di samping itu, Schalke juga berhasil mendatangkan pemain berpengalaman. Dia adalah winger kiri Michel Bastos yang pernah mencicipi Liga Champions bersama OSC Lille dan Olympique Lyonnais. Di Liga Champions, pemain asal Brasil itu telah 26 kali tampil dan mencetak lima gol. Prestasi tertingginya adalah menembus semifinal musim 2009-10 bersama Lyon.
Heldt yakin Bastos mampu menjadi penambal kepergian Holtby walaupun karakter keduanya sangat berbeda. “Dia pemain yang berpengalaman di level internasional. Kami yakin dia akan mampu menolong kami. Lain dari itu, dia pun bisa dimainkan di Liga Champions,” kata Heldt. “Itu membuat kami senang dia bergabung bersama klub ini.”
Tentu saja Heldt berharap Bastos mampu menjadi kartu truf saat berhadapan dengan Galatasaray. Maklum, butuh sentuhan ajaib dan ketangguhan mental untuk melangkahi sang lawan yang sudah jauh lebih kuat dari sisi materi pemain dan mentalitas itu. (hai/int)

Prakiraan Formasi
GALATASARAY (4-3-1-2): Muslera; Eboue, Nounkeu, Semih, Riera; Hamit, Felipe Melo, Selcuk; Sneijder; Drogba, Burak

SCHALKE (4-2-3-1): Unnerstall; Hoger, Howedes, Matip, Fuchs; Jones, Neustadter; Farfan, Draxler, Bastos; Huntelaar

Prediksi Metro 24 Jam
Voor: 0 : 1/4
Skor: 2-1

Head2Head
belum ada data pertandingan

5 Laga Terakhir
Galatasaray:
16 Feb 2013 Akhisar Bld. 1 – 2 Galatasaray
11 Feb 2013 Galatasaray 2 – 0 MP Antalyaspor
03 Feb 2013 Bursaspor 1 – 1 Galatasaray
28 Jan 2013 Galatasaray 2 – 1 Besiktas
19 Jan 2013 Kasimpasaspor 2 – 1 Galatasaray

Schalke
16 Feb 2013 FSV Mainz 2 – 2 Schalke
10 Feb 2013 Bayern München 4 – 0 Schalke
02 Feb 2013 Schalke 1 – 2 Greuther Fürth
26 Jan 2013 FC Augsburg 0 – 0 Schalke
19 Jan 2013 Schalke 5 – 4 Hannover

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s